ekonik3

Meski Surut, Warga Masih Tetap Ngungsi

In Uncategorized on April 22, 2008 at 7:41 am

Lamongan-Banjir yang menerjang kawasan Kecamatan Laren ,Lamongan yang
sudah lebih dari 2 pekan berangsur-angsur mulai surut. Kendati
demikian sampai senin (16/3/2008), ribuan rumah di 11 desa masih
terendam air setinggi kurang lebih 1 meter.

Setelah lebih dari 2 pekan banjir merendam pemukiman warga, banjir
yang diakibatkan meluapnya sungai Bengawan Solo kini mulai surut.
Rangga, salah seorang warga Desa Durikulon, Kecamatan Laren,
mengatakan, sejak minggu pagi banjir telah mulai surut paling tidaak
20 cm. “Saat ini ketinggian air hanya sekitar 50 cm hingga 120 cm,”
terangnya.

Kondisi ini terjadi menyusul surutnya debit air bengawan solo yang
terpantau dari bendung gerak Babat (Babat Barrage). Penjaga pintu air
Babat Barrage, Muhtar mengatakan, sebelumnya debit air bengawa solo
mencapai 6,60 physcal dengan status siaga 2. “Namun saat ini
ketinggian air telah surut menjadi 5,90 physcal.” terangnya.

Meski sudah mulai surut namun warga yang berada di tenda darurat masih
belum berani untuk meninggalkan lokasi pengungsian di tanggul-tanggul
negara. “Karena air yang meremdam rumah masih lumayan tinggi,” terang
Rangga.

Hingga kini, 3 desa di wilayah Kecamatan Laren masih terisolir karena
banjir masih merendam jalur darat yang bisa dilalui di 3 desa
tersebut. Tiga desa yang masih terisolir tersebut adalah Desa Jabung,
Desa Dateng dan Desa Gelap.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: